Identifikasi Mutu Pelayanan Perawatan Dan Tingkat Kepuasan Pasien Di Puskesmas Kecamatan Lamongan

Muhamad Ganda Saputra

1 Staf Pengajar Prodi S1 Administrasi rumah sakit Universitas Muhammadiyah Lamongan

Abstrac
Background: Pembangunan nasional dibidang kesehatan diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan serta mutu kehidupan melalui pemerataan pelayanan kesehatan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Objective: Banyaknya pasien yang belum puas dengan pelayanan yang diberikan Puskesmas Lamongan. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran mutu pelayanan perawatan dan tingkat kepuasan pasien. Design: Desain penelitian ini adalah Deskriptif, sebagai populasi adalah seluruh pasien yang berobat ke Puskesmas Lamongan tanggal 04 sampai dengan 30 Desember 2019. Pengambilan sampel dengan tehnik non probability sampling yakni Consecutive Sampling dengan sampel yang diambil 46 responden. Data Sources: Data diambil menggunakan kuesioner, data terkumpul dilakukan penyuntingan data dan koding selanjutnya dikonfirmasikan dalam bentuk prosentase dan narasi. Result: Hasil penelitian menunjukkan 87,0% atau hampir seluruh responden puas dengan pelayanan petugas, sarana prasarana serta prosedur dan 73,9% atau lebih dari sebagian responden puas dengan ketanggapan, ketepatan waktu, prosedur, sarana prasarana serta jumlah petugas di Puskesmas Lamongan. Dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh responden puas dengan pelayanan petugas, sarana  prasarana serta prosedur dan lebih dari sebagian responden puas dengan ketanggapan, ketepatan waktu, prosedur, sarana prasarana serta jumlah petugas di Puskesmas Lamongan. Conclusions: Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan pelayanan yang optimal.  

CORRELATION FOOD CONSUMPTION PATTERN WITH BODY MASS INDEX AS  RISK FACTORS OF DIABETES MELLITUS TYPE 2 IN ADOLESCENTS OF SMA 1 LAMONGAN

1M. Ganda Saputra, 2Tadi, 3Fanni Okviasanti

muhamadgandasaputra77@gmail.com

ABSTRACT

Introduction : Unhealthy food consumption pattern can caused diabetes mellitus type 2. Body Mass  Index (BMI) determine how many calories needs a day. BMI also determines prevalence of DM. The aims of this study was determined correlation food consumption pattern with BMI in adolescents of SMA 1 Lamongan.

Method : Design research used is analytic correlational with cross sectional study approach. Sample collection by total of sampling. Data collection was through observation and quotionnare. Data will be analyzed by Sperman Rank Correlation.

Result : Analysis done by linking food consumption pattern with an body mass index, obtained that p value significance p = 0,071. It means no significance correlation between food consumption pattern with BMI.

Discussion : In adolescents food consumption pattern no significance correlation with BMI as risk factors of diabetes mellitus type 2. The higher food consumption pattern The lower body mass index. Early adolescence is age productive with many activities performed so they need much energy obtained from calorie of food that they eat. Although they plenty to eat and nutritional intake but still his body mass index inadequate because calories in missing became energy used to activity.

Keyword : Food Consumption Pattern, Body Mass Index, Adolescents